Pemandangan indah dari Tebing Keraton

tebing-keraton

Wisatawan menikmati pemandangan di Tebing Keraton, kebanyakan dari mereka berasal dari Jakarta dan sekitarnya.

Apa Anda sudah mempersiapkan rencana untuk akhir pekan kali ini? Jika belum, Tebing Keraton mungkin bisa jadi solusi Anda untuk berakhir pekan.Bukan tempat yang terdengar asing lagi di telinga, karena Tebing yang berada di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini sering jadi bahan pembicaraan di kalangan remaja bahkan orang dewasa Ibukota.

Dari Tebing Keraton kita dapat menikmati pemandangan spektakuler. Bukan lagi lampu kota, melainkan hutan! Perjalanan Anda akan di temani oleh pohon-pohon tinggi, serta udara yang sangat segar jika Anda melakukan perjalanan di pagi hari. Kebayang kan bisa menghirup segarnya udara pagi disana?

tebing keraton 3

Pemandangan dari Tebing Keraton, banyak bebatuan yang menjadikan batas akhir wisatawan melangkah.

Berikut petunjuk jalan menuju Tebing Keraton dari McDonalds Simpang Dago

• Dari McD Simpang Dago lurus terus ke arah Sheraton sampai melewati Dago Tea House dan Terminal Dago.
• Tidak jauh dari Terminal Dago, ada jalan bercabang. Arah ke kiri menuju Dago Giri, arah ke kanan menuju Bukit Dago Pakar. Belok ke kanan.
• Beberapa ratus meter kemudian akan ada cabang lagi. Arah ke kiri menuju Dago Bengkok, arah ke kanan masih menuju Bukit Dago Pakar. Masih ambil kanan.
• Beberapa ratus meter dari sana, dekat Indomaret di sisi kiri jalan, akan ada belokan ke kiri, tepatnya ke arah Tahura (Taman Hutan Raya) Ir. H. Juanda. Belok kiri, kalau lurus terus nanti bisa bablas ke kawasan cafe-cafe seperti belokan ke Sierra, dan Stone Cafe.
• Jalanan akan menanjak beberapa ratus meter, di sebelah kiri ada gerbang masuk dan tempat parkir luas untuk Tahura, masih lurus terus.
• Tidak jauh dari sana ada jalan bercabang di dekat warung. Arah ke kanan akan ada tulisan Bukit Pakar Utara. Belok kanan.
• Dari sini jalanan makin menanjak dan kondisinya sangat rusak. Aspalnya sudah banyak yang habis, sehingga permukaannya tidak rata dan berbatu-batu. Jalanan akan melewati hutan di sisi kiri. Masih terus sampai ada cabang. Belok ke arah kiri. Di sana akan menemukan papan sementara yang bertuliskan ‘Tebing Keraton’ serta anak panah ke kiri.
• Di sini juga jalanannya rusak. Buat yang suka bersepeda mungkin tahu yang namanya Warung Bandrek, di sana banyak cyclist yang suka kumpul.
• Dari sana jalan terus, di kanan mulai tampak pemandangan bukit-bukit hijau serta rumah-rumah di lereng bukit. Tak berapa lama kemudian akan tampak pemukiman warga. Jalanan akan terlihat berbelok ke kanan, ikuti jalan terus sampai habis pemukiman warga.
• Tidak jauh dari sana ada belokan ke kiri yang agak curam. Belok kiri. Di belokan itu ada papan penunjuk sementara.
• Hanya sekitar 100 meter terakhir, jalanan sangat curam dan berbatu-batu. Tak lama kemudian ada warung di sebelah kanan dan di sisi kiri banyak deretan motor yang diparkir. Sudah sampai? Iya… motornya harus diparkir di sana. Terus Tebing Keraton-nya di mana?
• Sesudah parkir, jalan ke arah bukit di bawah. Tidak jauh kok! Tidak sampai 5 menit (sekitar 100 meter) dan track-nya sama sekali tidak berat.

tebing keraton 4

Suasana yang masih asri dari Tebing Keraton, terlihat bukit dan wisatawan suka mengambil foto di spot ini.

Setiba di tempat, Anda hanya perlu membayar tiket masuk Rp 11.000,00 per orang dan sudah bisa menikmati pemandangan dari tebing ini. Selamat mencoba!

Penulis: Nauval

Editor : Mira Elsya Nadia


Info:

Lokasi : Tebing Keraton. Di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Tiket : RP 11.000,oo per orang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: